Knowledge Hub

Pusat Pengetahuan

Sistem Manajemen Pengetahuan merupakan salah satu temuan keenam dari penilaian yang dilakukan oleh LATIN dalam kajian “Kehutanan 2045 adalah Sosial Forestri”, didukung oleh Ford Foundation dan CLUA pada tahun 2020. Manajemen pengetahuan terkait Perhutanan Sosial di Indonesia jelas menunjukkan belum dikelola dengan sistem yang baik. Wacana dan pengetahuan tentang Perhutanan Sosial masih bersifat individual, bergantung pada figur pribadi, dan terbatas pada lingkungan proyek atau program suatu organisasi atau lembaga.

LATIN percaya bahwa manajemen sistem pengelolaan pengetahuan yang baik akan menjadi tonggak pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mendukung terwujudnya masa depan Perhutanan Sosial yang lebih baik.

LATIN mengembangkan Data Dasar Indeks WAKANDA sebagai penyedia Database Sosial Forestri. Sebagai landasan dari gagasan ini, LATIN memaparkan instrumen pengukuran dampak pengelolaan Sosial Forestri di Indonesia dalam buku “Indeks Wana Kanaya Sembada”.

Indeks Wakanda menyediakan cara kita mengukur kinerja sosial forestri. Tujuannya adalah agar kita mengetahui dampak dari setiap kegiatan untuk mewujudkan sosial forestri sebagai sumber kehidupan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sumberdaya hutan yang dikelola.