Community Hub

Pusat Komunitas

LATIN mengelola berbagai isu, pengetahuan dan pendokumentasian praktik Sosial Forestri bersama dengan membentuk dan memperkuat komunitas epistemik dengan membina hubungan antar pemangku kepentingan tingkat lokal maupun nasional. 

Pada tahun 2024 – 2026 isu dan aktivitas akan difokuskan pada Hutan Adat, Hutan Rakyat, dan pembentukan skema Hutan Wakaf. Selain itu LATIN juga menginisiasi Site Model di beberapa lokasi untuk implementasi skema Payment Ecosystem Services (PES) dan Integrasi Pemerintah Desa untuk Pengembangan Sosial Forestri.

Studi Kolektif dan Fokus Pembelajaran Sosial Forestri di luar hutan negara (Hutan Adat dan Hutan Rakyat) LATIN akan menginisasi pembentukan aliansi yang terdiri dari berbagai pemangku kepentingan yang tertarik pada hutan kemasyarakatan dan hutan adat. Peserta utama antara lain BRWA, HuMa, AMAN, KPSHK, Arupa, Jaringan Advokasi Hutan Jawa, Kaoem Telapak, FKKM, akademisi, dan Pemerintah Nasional.

Studi Kolektif dan Fokus Pembelajaran Sosial Forestri di luar hutan negara (Hutan Adat dan Hutan Rakyat) LATIN akan menginisasi pembentukan aliansi yang terdiri dari berbagai pemangku kepentingan yang tertarik pada hutan kemasyarakatan dan hutan adat. Peserta utama antara lain BRWA, HuMa, AMAN, KPSHK, Arupa, Jaringan Advokasi Hutan Jawa, Kaoem Telapak, FKKM, akademisi, dan Pemerintah Nasional.

LATIN juga menginisiasi Site Learning Model di beberapa lokasi untuk implementasi skema Payment Ecosystem Services (PES) dan Integrasi Pemerintah Desa untuk Pengemabangan Sosial Forestri. Pengelolaan dan pengembangan pasca Perhutanan Sosial berbasis PES dilakukan di Pulau Jawa. Pilot model dilaksanakan di Pemalang dan Tegal, Jawa Tengah. Sedangkan Jaringan Pemerintah Desa diinisiasi di Sukabumi, Jawa Barat.