Internal Sharing media publikasi Zine LATIN bersama Ika Vantiani. Foto: Taufik Saifulloh
Menyebarkan pesan relasi Manusia dan Hutan dengan segala cerita disekitarnya menjadi penting dimasa krisis iklim saat ini. Penyaluran informasi melalui berbagai medium dan format yang merangkul para pemangku kepentingan perlu diprioritaskan, termasuk melakukan advokasi lintas generasi. Sebab, media massa memiliki peranan yang penting dalam menstimulasi bagaimana membuat masyarakat yang awalnya tidak tahu, kemudian memahami bahwa masyarakat memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berperan aktif dalam pengelolaan hutan sebagai entitas kelangsungan hidup.
Salah satu medium itu adalah Zine. Sebagian besar berpendapat bahwa zine bersirkulasi kecil mulai dari praproduksi hingga penyebarannya, dengan tidak meninggalkan nilai seni suatu karya, zine menjadi salah satu medium penyampai aspirasi, khususnya dalam menyampaikan kritik sosial.
Ika Vantiani, seorang seniman, kurator dan pengrajin juga menjadi salah satu orang yang membersamai perubahan serta perkembangan Zine di Indonesia sebagai medium kritik sosial. Ika Vantiani hadir pada #InternalSharing bersama Lembaga Alam Tropika Indonesia (LATIN) untuk membagikan pengetahuan dan memfasilitasi produksi pengetahuan team LATIN dalam mengkaji penyaluran pesan manusia dan hutan. Menurutnya, Zine sebagai literasi memiliki semangat bagi masyarakat yang “terkukung” pada kontrol penuh regulasi. Terlebih, isi konten yang termuat dalam Zine bersifat bebas dari kaidah-kaidah penulisan tertentu.
Zine menjadi salah satu pilihan LATIN sebagai medium penghubung perspektif publik mengenai sosial forestri berikut terjemahaannya dalam berbagai bentuk artikulasi.
Penulis: Annisa Aliviani
Penyunting: Sastiviani Cantika