Kementan Tanam Padi Gogo Perdana di Lahan Perhutanan Sosial Mojokerto

0
3 months ago

Sumber : https://news.majalahhortus.com/kementan-tanam-padi-gogo-perdana-di-lahan-perhutanan-sosial-mojokerto/ (diakses pada 16 Januari 2025)

Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur memanfaatkan lahan perkebunan dan perhutanan sebagai lahan penanaman padi gogo.

Langkah ini sebagai upaya mewujudkan memperkuat katahanan pangan dan nasional seperti yang diharapkan Presdien Prabowo Subianto.

Penanaman padi gogo perdana dilakukan di lahan perhutanan sosial Kelompok Tani Hutan (KTH) Alas, Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, pada Jumat lalu.

Plt. Direktur Jenderal Perkebunan (Dirjenbun) Kementan, Heru Tri Widarto, menyampaikan bahwa Kabupaten Mojokerto memiliki potensi lahan yang besar. Selain itu, budaya masyarakatnya juga sudah terbiasa menanam padi gogo.

“Wilayah ini sangat strategis untuk pengembangan pangan. Dari total 114 hektare lahan KPH Alas yang tersedia, sebagian besar sudah siap untuk penanaman padi gogo,” kata Heru.

Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur melakukan gelar tanam perdana integrasi padi gogo di lahan perhutanan sosial Kelompok Tani Hutan (KTH) Alas, Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jumat, 10 Januari 2025. (Foto: Kementan)

Heru menambahkan, pihaknya terus mendukung program swasembada pangan nasional, salah satunya dengan melakukan penanaman padi gogo di lahan perkebunan, seperti di kebun sawit, di sela tanaman kopi, dan lainnya.

“Ini merupakan bentuk komitmen sektor perkebunan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional di masa mendatang,” kata pria kelahiran Jepara ini.

Dengan dilaksanakannya program penanaman padi gogo tersebut, Heru berharap dapat mempercepat pencapaian swasembada pangan di Indonesia, termasuk di wilayah Jawa Timur. Program ini juga diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi pangan lokal, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani.

“Dengan kolaborasi lintas sektor yang solid diharapkan masyarakat semakin siap dan terampil dalam mengelola potensi pertanian di daerahnya. Dengan demikian, ketahanan pangan yang berkelanjutan dapat terwujud dan terjaga,” kata dia.

Sementara itu, Ketua KTH Alas, Slamet, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan Kementerian Pertanian. Ia juga mengungkapkan dukungan penuh masyarakat terhadap program pencapaian swasembada pangan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan benih padi gogo yang telah diberikan kepada KTH Alas. Insyaallah, kami siap menyukseskan program swasembada pangan ini,” pungkas Slamet.

Leave a Reply