Kapal klotok di sungai Sekonyer

Law of Attraction, sebuah kebetulan?
November 26, 2018
Karakter dan Rutinitas: Modal Sustainability?
November 26, 2018

Dimanakan Sungai Sekonyer? Mungkin tidak banyak yang tahu. Bagaimana dengan Taman Nasional Tanjung Puting? Masih belum tahu juga?

Barangkali TN Tanjung Puting masih asing di telinga masyarakat awam. Tapi di kalangan turis manca negara , Tanjung Puting cukup dikenal. Sebut saja nama Bill Clinton mantan presiden Amerika atau Julia Robert , artis kondang sudah seringkali diceritakan pernah menjejakkan kaki di sepanjang sungai Sekonyer ini.

Sungai Sekonyer merupakan jalur satu satunya menuju lokasi penangkaran orangutan Camp Lekay di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Dari bandara Pangkalan Bun hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam menuju pelabuhan Kumai. Dan selanjutnya pengunjung Taman Nasional Tanjung Puting bisa menyewa kapal klotok berukuran sedang untuk menyusuri Sungai Sekonyer.

Pada umumnya, turis yang sebagian besar dari mancanegara menyewa klotok untuk mengunjungi lokasi tempat feeding orangutan ditengah hutan dan juga museum yang manyajikan sejarah maupun populasi orangutan yang teridentifikasi.

Namun demikian, banyak turis yang memanfaatkan waktunya berlama lama di sepanjang sungai Sekonyer. Ada yang sekedar berbulan madu, liburan bersama keluarga, melihat kunang-kunang atau mengamati buaya atau binatang primata lainnya. Suasana sepanjang sungai begitu tenang dan damai.. suasana deru air mengalir dan suara mesin klotok menambah hangat perjalanan.

Fasilitas yang disediakan oleh pengelola kapal cukup representatif. Makanan tersedia layaknya di hotel kelas sedang. Pemandu jalan? Oh jagan khawatir, masyarakat setempat yang memandu cukup menguasai beberapa bahasa. Inggris tentu saja, ditambah Jepang dan Perancis. Hospitality sudah disadari benar. Membuat pengunjung nyaman dan akrab, sudah biasa dilakukan.

Berselancar pelan menggunakan kapal klotok di Sungai Sekonyer sangat direkomendasikan untuk dicoba. Namun jangan lupa, hutan konservasi yang berada di dalam TN Tanjung Puting harus tetap terjaga. Jangan sampai frekuensi kunjungan turis jadi anjlok gara gara ada kebakaran hutan hebat di tahun 2015.

Sitawati Ken Utami