PERAMBAHAN HUTAN ATAU KAMBING HUTAN ? Potret Sengketa Kawasan Hutan di Lampung

Pemanfaatan Ruang dan Lahan di Taman Nasional Gunung Ciremai
November 23, 2018
Perdagangan Berbasis Komunitas Lokal Cerita dari Bumi Sukabumi
November 23, 2018

Melalui TGHK (Tata Guna Hutan Kesepakatan), pemerintah menetapkan ulang kawasan hutan masa penjajahan Belanda sebagai kawasan hutan negara tanpa menghiraukan keberadaan penduduk yang sudah terlanjur bertahun-tahun bermukim dan menggarap lahan di dalamnya. Tak luput juga bagi tanah-tanah masyarakat adat. Selanjutnya muncul istilah perambah hutan bagi penduduk di dalam maupun di sekitar kawasan hutan. Peyerobotan lahan dan hak tak terelakkan lagi bagi pihak yang mengatasnamakan negara. Sengketa kawasan hutan semakin semarak dibeberapa daerah. Akhirnya hukum dan perundang-undangan pun menjadi alasan untuk mencari pembenaran-pembenaran bagi masing-masing pihak baik pemerintah, swasta maupun penduduk untuk menguasai kawasan hutan. Namun pihak manakah yang paling dirugikan ? Yang jelas pihak yang bisa dikambinghitamkanlah yang paling tidak diuntungkan.

Penulis : Ahmad Kusworo